Selasa, 22 Maret 2011

Prodi Pendidikan anak usia dini

Matakuliah: Metode pengembangan Motorik Halus.
Pokok Bahasan  : Menggambar dan melukis 
Menggambar dan melukis merupakan salah satu cara atau alat untuk mengembangkan motorik halus anak. dengan menggambar keterampilan tangan dan koordinasi mata serta kognitif anak akan berkembang atau matang. Jika anak sudah memiliki keterampilan menggambar bukan saja kognitif, motorik saja yang berkembang tetapi anak sudah siap untum menulis dan membaca.
definisi   : menggambar adalah perpaduan keterampilan, kepekaan rasa, kreativitas, ide, pengetahuan, dan wawasan.
Menggambar adalah sebuah proses kreasi yang harus dilakukan secara intensif dan terus-menerus. Menggambar merupakan wujud pengeksplorasian teknis dan gaya, penggalian gagasan dan kreativitas, bahkan bisa menjadi sebuah ekspresi dan aktualisasi diri. Hal ini karena selain memiliki fungsi praktis, menggambar juga memiliki fungsi untuk terapi secara psikologis  . Pada intinya, menggambar adalah perpaduan keterampilan (skill), kepekaan rasa (teste), kreativitas, ide, pengetahuan, dan wawasan.
Tujuan Menggambar adalah sebagai berikut:
  • untuk pengembangan seni
  • Untuk penumbuh kreativitas
  •  alat untuk mengungkapkan ide,
  •  mengembangkan perasaan
  •  mengembangkan emosi anak.
  • mengembangkan motorik halus anak. anak dilatih menggambar, akan sangat bermanfaat kala ia harus menulis di usia sekolah. “Otak kanan dan kiri serta nurani anak ikut terasah,”
Metode Menggambar:
Menggambar dengan cara mengamati (observasi). Anak bisa menggambar dan mewarnai gambarnya sendiri tanpa menjiplak atau dengan contoh pola. Dengan demikian anak dapat melupakan observasi dengan cara menciptakan, bereksperimen, dan melampaui kemampuannya.
Menggambar berdasarkan pengalaman/kenangan. Menggambar dengan metode ini lebih memotivasi anak untuk menggambarkan sesuatu berdasarkan pengalaman dan kenangannya. Saat latihan, guru harus banyak menggunakan pertanyaan untuk membantu mereka mengingat detail yang berarti dari pengalaman mereka.
Menggambar berdasarkan imajinasi. Kejadian mendorong kita untuk keluar dan bisa diekspresikan dalam bentuk gambar, lukisan, dan model. Menggambar dengan imajinasi menjadi lebih efektif dengan latihan yang rutin.